GOODY BAG BAHAN SPUNBOND UNTUK BERBAGAI ACARA
GOODY
BAG
BAHAN SPUNBOND UNTUK BERBAGAI ACARA
Samirin
Jurusan
Akuntansi Fakultas Ekonomi
Universitas
Djuanda Bogor
RINGKASAN
Global
warming tak selalu membawa berita buruk bagi sebagaian orang, ada sebagian
orang yang bisa memanfaatkan momen global warming ini untuk mendapatkan
keuntungan. Mereka mendapat keuntungan dari bisnis tas/goody bag. Jika dulu tas untuk belanja, seminar, tempat suvenir
hanya berbahan dari plastik dan kertas, namun seiring dengan gencarnya kampanye
ramah lingkungan untuk mengurangi global warming membuat banyak pengusaha
beralih ke bahan spunbond atau biasa disebut bahan pur kertas. Bahan pur kertas
adalah jenis bahan sintetis yang tekstur bahannya agak kaku tapi halus,
seratnya rapat sehingga kuat untuk dibuat tas, serta ramah lingkungan karena
mudah terurai (didaur ulang). Hal ini karena bahan baku utama pur kertas adalah
bahan polypropylene.
Karya
tulis ini bertujuan merumuskan konsep untuk mengurangi penggunaan plastik di
daerah Kedungreja – Kabupaten Cilacap dan sekitarnya. Konsep tersebut ditunjang
dengan analasis lingkungan terhadap penggunaan plastik, sehingga membuka
peluang usaha bagi masyarakat.
Berdasarkan
hasil analisis, diketahui bahwa penggunaan plastik akan lebih tinggi dari
hari-hari biasanya bila
ada acara-acara tertentu seperti perayaan acara ulang tahun, hajatan atau
hari-hari besar keagamaan. Untuk mengurangi penggunaan plastik tersebut maka
diperlukan inovasi
pembuatan produk yang lebih ramah terhadap lingkungan, produk yang diusulkan
adalah pembuatan Goody Bag. Goody Bag
merupakan tas yang di gunakan untuk keperluan beragam. Keberadaan Goody Bag kini banyak dicari sebagai tas
yang mampu menarik perhatian karena di anggap lebih baik di bandingkan
menggunakan tas plastik biasa. Disamping
lebih praktis, Goody Bag juga dapat
menjadi media informasi dan promosi
karena adanya sablonan sesuai apa yang kita inginkan.
Key
word : Goody
Bag Bahan Spunbond
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Penggunaan plastik sebagai kemasan dewasa ini menjadi
perhatian tersendiri. Tingginya penggunaan plastik dalam kehidupan masyarakat
sehari-hari dapat mengakibatkan adanya pencemaran lingkungan, penggunaan
plastik yang tinggi kurang sejalan dengan program pemerintah untuk Go Green mengingat bahan plastik yang
kurang bersahabat dengan alam, proses daur ulang yang memakan waktu cukup lama
serta pemakaian kurang efektif, karena cenderung hanya digunakan untuk sekali
pakai. Untuk itu perlu adanya kesadaran dan
upaya dari masyarakan untuk mengurangi ketergantungan penggunaan
plastik. Penggunaan plastik akan lebih tinggi dari hari-hari biasanya jika ada
acara-acara tertentu seperti perayaan acara ulang tahun, hajatan atau hari-hari
besar keagamaan, misalnya musim sunat, bulan besar saat nikahan, Lebaran Idul
Adha, dan Lebaran Idul Fitri.
Di daerah Kedungreja - Kabupaten Cilacap,
Jawa Tengah dan sekitarnya mempunyai
tradisi unik dalam penyelenggaraan hajatan yaitu adanya undangan bukan dengan
kertas biasa atau tidak seperti undangan pada umumnya, namun didaerah ini undangan pada umumnya adalah dengan
istilah "Munjung/Nyurug" yaitu mengundang dengan mengantarkan nasi
dan lauknya. Untuk saat ini lebih praktisnya nasi beserta lauknya diganti
dengan mie instan (Indomie, Supermie, Mie Sedap, dan sejenisnya). Untuk
menunjang kegiatan acara-acara tertentu seperti diatas yang menggunakan plastik
dalam jumlah yang banyak perlu adanya kreasi dan inovasi untuk mengurangi
pemakaian plastik dengan suatu produk
yang lebih ramah terhadap lingkungan.
Untuk
itu berdasarkan uraian diatas tercipta
suatu peluang usaha untuk membuat produk yang inovatif yang dapat mengurangi penggunaan plastik didaerah ini,
maka penulis mengajukan gagasan "Goody Bag Bahan Spunbond Untuk Berbagai Acara".
Untuk Goody Bag dapat juga dibuat
dari kertas, tergantung
dari kebutuhan eventnya. Hal ini tentunya menjadi peluang
usaha yang menjanjikan dan memberikan dampak tidak hanya terhadap masyarakatnya
tetapi juga terhadap lingkungan.
1.2.
Perumusan Masalah
Rumusan masalah yang akan dibahas adalah:
1.
Bagaimana cara menciptakan inovasi produk Goody
Bag yang bernilai
jual di masyarakat ?
2. Bagaimana memperkenalkan Goody
Bag yang belum
begitu populer kepada masyarakat Kedungreja – Kabupaten Cilacap dan sekitarnya
?
1.3.
Tujuan
Tujuan dari program ini adalah:
1.
Menyediakan produk yang ramah lingkungan untuk mengurangi penggunaan
plastik di daerah Kedungreja-Kabupaten Cilacap dan sekitarnya.
2.
Meningkatkan daya kreativitas dan jiwa kewirausahaan bagi mahasiswa.
3.
Membuka peluang usaha baru dibidang kewirausahaan.
4. Meningkatkan pendapatan bagi mahasiswa.
1.4.
Luaran Yang Diharapkan
Luaran
yang diharapkan dari potensi usaha ini membuat Goody Bag yang ramah lingkungan dari bahan spunbond untuk
mengurangi penggunaan plastik, dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.
1.5.
Kegunaan
Kegunaan
program kreatifitas ini adalah:
a. Memperkaya khasanah
pengetahuan masyarakat tentang potensi peluang usaha di bidang Boody Bag.
b. Menjadi rekomendasi
terhadap pengurangan penggunaan plastik
di derah Kedungreja – Kab. Cilacap.
a. Menumbuh kembangkan daya kreatifitas
mahasiswa.
b.
Menambah keberagaman jenis souvenir di daerah Kedungreja
– Kabupaten
Cilacap.
Komentar
Posting Komentar